HP. 0856-0196-7147

PENCARIAN

Selasa, 26 April 2016

PTK SD 2015 = Pd 796 : Pembelajaran Tematik (Learning By Doing)Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Dan Prestasi Belajar Matematika Tema Pekerjaan Menghasilkan (PTK Di Kelas III Semester Genap SD Negeri XXX)

ABSTRAK



Penelitian yang bertujuan meningkatkan minat dan prestasi melalui pembelajaran tematik ini merupakan sebuah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek yang melakukan tindakan adalah peneliti bekerjasama dengan guru matematika. Subyek yang dikenai tindakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III , SD XXX. Tindakan kelas dilaksanakan dalam tiga putaran. Data diperoleh melalui observasi, catatan lapangan, tes dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode alur. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa minat dan prestasi belajar siswa mengalami peningkatan.  Adapun peningkatanya minat adalah sebagai berikut: 1) sebelum tindakan  ada 4 siswa yang memperhatikan penjelasan guru di kelas (23,53%), setelah tindakan ada 11 siswa (64,70%). 2) sebelum tindakan ada 3 siswa yang bertanya tentang apa yang belum jelas (17,65%), setelah tindakan ada 8 siswa  (47,06%). 3) sebelum tindakan keaktivan siswa dalam mengemukakan ide ada 3 siswa (17,65%), setelah tindakan 70,59% (12 siswa). 4) sebelum tindakan siswa yang aktif melakukan percobaan ada 5 siswa (29,41%),setelah tindakan 76,47% ( 13 siswa). 5) Sebelum tindakan siswa yang mengerjakan soal di depan kelas ada 2 siswa (11,76%), setelah tindakan ada 9 siswa (52,94%).Sedangkan prestasi belajar siswa sebelum tindakan siswa yang mendapat nilai di atas 70 ada 4 siswa ( 23,53%),setelah tindakan ada 8 siswa (47,06%).

Kata kunci : Pembelajaran Tematik,, Minat dan Hasil Belajar





DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Eti Rohaeti, Euis. 2004. Pembelajaran Dengan Metode Improve Untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SLTP. http:||pps.upy.edu/org/abstrakthesis/abstrakmat/abstrakmat 04.html.
Haryati, Dwi. 1997. Metode Drill dan Resitasi dalam Pemahaman Konsep Permutasi, Kombinasi dan Peluang Kejadian Ditinjau dari Pola Belajar Siswa, Skripsi, Surakarta: UMS (tidak diterbitkan).
Hujodo, 1998. Cara Seseorang Memperoleh Pengetahuan dan Implikasinya Pada Pembelajaran Matematika. http│www. Depdiknas. Go. id
Law, Glover. 2005. Improving Learning, Jakarta: Grasindo.
Miles, Matthew B dan A. Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru, Jakarta: UI-Press.
Moleong, Lexy. 1990. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyani, Tri. 2000. Strategi Pembelajaran (Learning and Teaching Strategy),  Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan Luar Biasa UNY.
Mulyasa, E. 2005. Menjadi Guru Profesional (Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan ). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Roestiah, N.K. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Rohani, Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Sagala, Syaiful. 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Sardiman AM. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Perss.
Siroj, Rusdy A. 2001. Cara Seseorang Memperoleh  Pengetahuan Dan Implikasinya Pada Pembelajaran Matematika. http: ||www. depdiknas. go. id.



Buku-buku Referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/sms ke HP 0856 0196 7147


Rabu, 20 April 2016

PT 001 : Hubungan antara Radar P dalam Cairan Tanaman dengan Pertumbuhan, Produksi, dan Serapan N, P, K, Ca, serta Mg Tanaman Jagung (Zea mays L.)

RINGKASAN



Defisiensi dan keracunan suatu unsur hara esensial dalam jaringan tanaman sering menjadi salah satu penyebab terjadinya kegagalan produksi pertanian. Analisis tanaman dan tanah merupakan teknik-teknik evaluasi status hara yang diandalkan dalam mendeteksi keracunan dan defisiensi unsur hara.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan teknik penetapan unsur P dalam cairan tanaman secara semi kuantitatif.dan kuantitatif untuk analisis cepat jaringan tanaman di lapang, serta hubungan antara kadar P dalam cairan tanaman dengan pertumbuhan, produksi, dan serapan N, P, K, Ca, dan Mg tanaman jagung (Zea pays L.).
Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca dan Laborato­rium Kimia dan Kesuburan Tanah Jurusan Tanah, Institut Pertanian Bogor, yang dilakukan antara bulan Desember 1987 sampai Juni 1988.
Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan. Dosis TSP sebagai perlakuan diberikan dalam lima taraf, yaitu : 0, 3, 6, 9, dan 12 g/pot. Umur 40 nari setelah tanam, salah satu dari dua tanaman diambil dari tiap-tiap pot untuk analisis semi kuantitatif dan kuantitatif, serta diukur bobot kering bagian atas tanam­an. Daun di hadapan bunga betina diambil pada saat kelu­arnya bunga betina untuk penetapan kadar P. Tanaman dipanen pada umur 100 hari dan ditentukar, bobot kering bagian atas tanaman serta produksi biji jagung pipilan kering. Serapan N, P, K, Ca, dan Mg tanaman ditetapkan pada umur 40 dan 100 hari.
Hasil analisis semi kuantitatif menunjukkan bahwa nomor-nomor warna TKG 372, 362 dan 361 (untuk analisis irisan batang) atau nomor TKG 392 dan 391 (untuk analisis cairan batang) masih tergolong berstatus P yang kurang, yaitu kadar P dalam cairan batang kurang dari 117 ppm. Nomor warna TKG 333 dan 323 (untuk analisis irisan batang) atau nomor TKG 374 dan 372 (untuk analisis cairan batang) tergolong berstatus P yang cukup, yaitu pada kadar P dalam cairan batang sebesar 161 - 182 ppm. Dari hasil percobaan ini diperoleh kadar kritik P tanaman jagung yang diukur pada daun di hadapan bunga betina sebesar 0.235 persen, dengan produksi rata-rata biji pipilan kering sebesar 110 g/tanaman.
Meningkatnya kadar P dalam cairan batang menyebabkan peningkatan produksi biji jagung pipilan kering, bobot kering bagian atas tanaman, dan serapan N, P, K, Ca, dan Mg.



DAFTAR PUSTAKA



Aldrich, S. R. 1973. Plant analysis : Problem and opportunities. p 213 - 221. In, L. M. Walsh and J. D. Beaton (ed). Soil Testing and Plant Analysis. Soil Sci. Soc. Am., Inc., Madison, Wisconsin.
 _____ ., W. 0. Scott, and E. R. Leng. 1975. Modern Corn Production, 2 nd ed. A and L Publications. Illionis.
Black, C. A. 1964. Soil Plant Relationship. John Wiley & Sons. Inc., New York.
Clark, R. a, 1975. Mineral element concentrations of corn plant parts with age. Commun. In Soil Sci, and Plant Analysis. 6(4): 451 - 464.
Chapman, H, D. 1975. Diagnostic Criteria for Plants and Soils. Eurasia Publising House (p) LTD. Ram Negar, New Delhi.
Epstein, E, 1972, Mineral Nutrition of Plant. : Principles and Perspectives. John Willey and Sons, Inc., New York.
Fathan, R,, M. Rahardjo, dan A. K. Makarim. 1988. Hara tanaman jagung, p 67 - 80. In Subandi„ M, Syam, dan A. Wijono (ed), Jagung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Bogor, Bogor.
Graham, R, D. 1975. Plant analysis as method of determining , fertilizer needs, p 60 - 67. JU- M. J. T', Norman (ed). The Agronomy of Annual Crops. Dai Nippon Print. C, (H. K.) LTD; Hongkong.
Hanway, J. Hi. 1963. Growth stages of Corn (Zea pavs_L.) Agronomy Journal. 8 : 487 - 491,
,_____ . 1966, Corn Plant. Iowa State Univ, Goop Ext. Serv. Spec. Rep. 48,
Jackson, M. L. 1958. Soil Chemical Analysis. Prentice Hall, Inc., Englewood Cliffs, N. J.
Jones, J. B, and H. V. Eck. 1973Plant analysis as an, aid in fertilizing corn and grain sorghum, p 349 - 364. In L. M. Walsh and J. D. Beaton (ed), Soil Testing and Plant Analysis. Soil Sci. Am., Inc., Madison, Wisconsin.
Koswara, J. 1982. Jagung. Departemen Agronomi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Leiwakabessy, F. M, dan 0. Koswara, 1985. Metode dan Teknik Pengumpulan, Analisis dan Interpretasi Data Kesuburan Tanah, Jurusan Tanah. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
 _____ . 1988. Diktat Kuliah Kesuburan Tanah, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Millar, C. E., L. M. Turk, and H. D. Foth. 1958. Funda­mental of Soil Science. 3th ed. John Willey and Sons, Inc., New York.
Munson, R. D, and W. R, Nelson. 1973. Principles and practices in plant analysis, p 223 - 248, In L. M. Walsh and J, D. Beaton (ed). Soil Testing and Plant Analysis. Soil Sci, Soc. Am., Inc., Madison, Wisconsin.
Nelson, L. B. 1956. The mineral nutrition of corn as related to its growth;.-and culture. In  A. G, Norman (ed), Advanced in Agronomy VII : 321 - 368. Academic Press Inc., New York.
Russell, E. W. 1961. Soil Conditions and Plant, Growth. 9th ed. The English Language and Book Soc., Longmans, Green and Go. LTD., London:
Rajan,, S, V. G, and H;, G. G, Rao. 1971. Soil and Crop Productivity. P. S. Jayasinghe, Asia Publishing House, Bombay.
Salisbury, F. B, and C. Ross. 1969. Plant Physiology, Wadswoth Publishing.Co,, Inc., Belmont, California.
Scarseth, G, D. 1943 Plant tissue testing in diagnosis of the nutritional status of growing plants. Soil sci, 55 : 113 = 120.
Soepardi, G. 1983, Sifat dan Giri Tanah. Jurusan Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian, IPB, Bogor.
Tisdale, S. L., W. L. Nelson, and J. D. Beaton. 1985. Soil Fertility and Fertilizers. 4th ed. Macmillan Publishing Co., New York.



Buku-buku referensi dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (Klik)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147


Minggu, 17 April 2016

PTK SMA 107 = Pd 842 : Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-soal Jurnal Penyesuaian Melalui Implementasi Pembelajaran Kooperatif Dengan Tutor Sebaya Pada Siswa Kelas X Akuntansi Sekolah Menengah Kejuruan XXX Tahun Ajaran 2011/2012

ABSTRAK



Dalam melakukan proses pembelajaran guru dapat memilih dan menggunakan beberapa metode mengajar. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan materi jurnal penyesuaian, 2) Untuk mengetahui pemahaman siswa tentang materi jurnal penyesuaian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindak kelas. Upaya pemecahan  asalah dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan langkah – langkah sebagai berikut : (1) Perencanaan tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Pengamatan dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data dari penelitian ini dengan cara deskripsi kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data perkembangan siswa dari siklus I sampai siklus II. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa pokok bahasan jurnal penyesuaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum tindakan didapat hasil belajar siswa yang dinyatakan tuntas sebesar 27,9 % atau 12 siswa dan yang dinyatakan belum tuntas sebesar 72,1 % atau 31 siswa, pada siklus I meningkat yang dinyatakan tuntas sebesar 51,2 % atau 22 siswa dan 48,8 % attar 21 siswa dinyatakan belum tuntas, dan pada siklus II juga meningkat menjadi 79,1 % atau 34 siswa dinyatakan tuntas dan 20,9 % atau 9 siswa dinyatakan belum tuntas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan metode pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 34 siswa atau 79,1 %.

Kata kunci : Metode pembelajaran tutor sebaya meningkatkan hasil belajar siswa.



DAFTAR PUSTAKA



Abdurrahman. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Penelitian Tindakan. Yogyakarta: Aditya Media.
Darsono, Max dkk. 2000. Pelajar dan Pembelajaran. Semarang : IKIP Semarang Pers.
Djamarah, Syaiful Bahri dkk. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Sinar Grafik.
Kusuma, Arie Yuliska. 2011. Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan model Pembelajaran Jigsaw Dan Tutor Sebaya Ditinjau Dari Hasil Belajar Pada Pokok Bahasan Persegi Dan Persegi Panjang ( Pada siswa Kelas VII SMP Al- Islam 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2010/2011).UMS.
Mudjiono, Dimyati. 2006. Belajar Dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Priyogo, Adi. 2011. Penerapan Strategi Pembelajaran Active Learning Dengan Pendekatan Tutor Sebaya Berdasarkan Hasil UASBN Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika siswa ( PTK Pembelajaran Matematika Dikelas VI SDN Banaran 02 Grogol Sukoharjo). Skripsi thesisi. UMS
Silberman, Mel. 2009. Active Learning. Yogyakarta: Pustaka Insani Madani.
Slameto. 2003. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Alfabeta.
Uno, Hamzah,B. 2007. Model Pembelajaran ( Menciptakan Proses Belajar- Mengajar Yang Kreatif Dan Efektif ). Jakarta: Bumi Aksara.



Buku-buku Referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147