HP. 0856-0196-7147

PENCARIAN

Senin, 23 Mei 2016

PTS 009 : Implementasi Manajemen Re Untuk Mengurangi Jam Kosong, Katerlambatan Guru Datang di Sekolah, dan Katerlambatan Guru Masuk Kelas di SMA XXX

ABSTRAK



Tujuan dari penulisan Untuk mengurangi jam kosong di sekolah, mengurangi jumlah guru yang terlambat datang di sekolah, mengurangi jumlah guru yang terlambat masuk kelas.
Yang dimaksud manajemen RE adalah sebuah konsep manajemen yang berarti upaya-upaya untuk menciptakan teori atau konsep baru (Tentunya yang lebih efektif) berkaitan dengan cara mengelola sebuah sekolah dengan 6 langkah melalui sebuah siklus (cycling). Keenam langkah tersebut adalah “reorienting, relearning, replanning, redoing, rechecking, dan re-acting”.
Inti dari manajemen ini adalah bagaimana seorang kepala sekolah memberdayakan semua aspek yang ada disekolah, untuk dikelola secara profesional dan total, melalui tahapan-tahapan yang digambarkan melalui model siklus tersebut. Selain itu bagaimana komponen-komponen yang ada dalam siklus tersebut dapat disinergikan sehingga pola pengelolaan sekolah yang menurut penulis bersifat spiralis tidak terjadi “missing link”.
Adapun pola siklus yang penulis tawarkan dimulai dari pengendalian, perbaikan/peningkatan, pemeliharaan, tindakan, perencanaan, pemeriksaan dan pelaksanaan. Pengendalian perlu dilakukan terhadap produk input, proses pengerjaan (KBM) atau implementasi PBM hingga akhir output. Untuk itu perlu dikembangkan “mentalitas berkwalitas guru” yang melekat pada pelaku proses (built in quality) dan menerapkan do it right the first time.
Dari hasil yang diperoleh dapat disampaikan disini bahwa dengan manajemen RE dapat menformat disiplin guru dan berefek pada disiplin siswa, yang akhirnya akan mewujudkan sekolah yang efektif dan unggul.
Karya Tulis ini diharapkan bukan hanya sebuah tulisan yang bermimpi besar (dream big) saja, tetapi juga dapat dilakukan dan di implementasikan mulai dari yang kecil (start from little) yang kemudian melalui tindakan (do it now).





DAFTAR PUSTAKA
Sudarman Danim., (2002), Agenda Pembaruan Sistem Pendidikan, Pustaka Pelajar Offset, Bengkulu
Terry Evans and Daryl Nation, (2000), Changing University Teaching, Reflection on Creating Educational Technologies, Kogan Page Limited Stylus Publishing Inc., London
David P. Langford., Barbara A. Cleary., (1996), Orchestrating Learning with Quality, Synergy Books International
Hernowo., Chairul Nurdin., (2003), Bu Slim & Pak Bil, Kisah tentang Kiprah Guru “Multiple Intelligences” di Sekolah, Penerbit Mizan Learning Center, Bandung
Indra Djati Sidi., (2001), Menuju Masyarakat Belajar, Menggagas Paradigma Baru Pendidikan, Paramadina dengan Logos Wacana Ilmu, Telaga Kahuripan.
Ibtisam Abu-Duhou., (2002), School Based Management, Logos Wacana Ilmu, Jakarta, Logos
Zamroni., (2000), Paradigma Pendidikan Masa Depan, Bigraf Publishing
Dedi Supriadi., (2003), Satuan Biaya Pendidikan Dasar dan Menengah, Penerbit PT. Remaja Rosdakarya, Bandung
Jason Tan., S. Gopinathan., Ho Wah Kam., (1997), Education in Singapore, A book of Reading, National Institute of Education Nanyang Technological University, Prentice Hall, Singapore
James W. Brown., Kenneth D. Norberg., Sara K. Srygley., (1965) Administering Educational Media - Instructional Technology and Library services, McGraw-Hill Book Company
Joseph Murphy., Karen Seashore Louis., (1999), Hand Book of Research on Educational Administration-A Project of The American Educational Research Association, Jossey-Bass Publishers
Robert G. Owens., (1991), Organizational Behavior in Education, Allyn and Bacon United States of America.
______ (1976), The American Heritage Dictionary, Houghton Mifflin Company, Boston, New York, London
Sudjana., (2004), Manajemen Program Pendidikan-untuk Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Falah Production.



Buku-buku referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (Klik)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/sms ke HP. 0856 0196 7147


Minggu, 22 Mei 2016

PTK SD 208 = Pd 808 : Peningkatan Kemampuan Berbicara Melalui Strategi Pembelajaran Student Faciulitator And Explaining Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD XXX Tahun 2012/2013




Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia melalui strategi pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada siswa kelas V SD XXX. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, subyek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SD XXX. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dokumentasi dan wawancara.. Teknik analisis data digunakan dengan analisis yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia melalui strategi pembelajaran Student Facilitator and Explaining dapat meningkatkan kemampuan berbicara serta hasil belajar kemampuan berbicara siswa kelas V SD XXX, tahun ajaran 2012/2013. Hal ini terbukti pada kondisi awal sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata-rata hasil belajar kemampuan berbicara  65, 74 dengan persensentase ketuntasan sebesar 42,10 %, pada siklus I sebesar 70,94 dengan persentase sebesar 73,68 %, dan pada siklus II sebesar 78 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,47 %. Selain itu, kemampuan berbicara siswa juga meningkat pada setiap siklusnya, yaitu yang meliputi: a) Kesesuaian isi dengan topik pembicaraan pada pra tindakan sebesar 47,37% (9 siswa), siklus I 73,6% ( 14 siswa), dan pada siklus II 84,21% ( 16 siswa), b) Ketepatan lafal dan intonasi pada pra tindakan sebesar 31,58% (6 siswa), siklus I 63,16% (12 siswa), dan pada siklus II 78,95% ( 15 siswa), c) Ketepatan siswa dalam mengucapkan pada pra tindakan 36,84% (7 siswa), siklus I 73,68% (14 siswa), dan pada siklus II 84,21% ( 14 siswa), d) Kelancaran siswa dalam mengucapkan pada pra tindakan 57,89% ( 11 siswa), pada siklus I 68,42% ( 13 siswa), dan pada siklus II 78,95% ( 15 siswa), e) Kenyaringan suara pada pra tindakan 57,89% ( 11 siswa), pada siklus I 63,16% (12 siswa), dan pada siklus II 84,21% (16 siswa), f) Sikap dalam berbicara pada pra tindakan 42,11% (8 siswa), pada siklus I 63,16% ( 12 siswa), dan pada siklus II 84,21% ( 16 siswa), g) Penguasaan topik pembicaraan pada pra tindakan 63,16% ( 12 siswa), pada siklus I 63,16 % ( 12 siswa), dan pada siklus II 84,21% (16 siswa).
Kata Kunci : Berbicara, Strategi Student Facilitator and Explaining





DAFTAR PUSTAKA
Arsjad dan Mukti. 1987. Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.
Aziz, Purnomo. 2011. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas IV Melalui Metode Permainan Cerita Berantai Di SD Negeri Brojol I Kecamatan Miri Kabupaten Sragen” (Skripsi S-1 Progdi PGSD). Surakarta: FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Muttaqin, Sholehan. 2011. Peranan Pendidik Dalam Membimbing Peserta Didik Disleksia Pada Siswa Kelas III SDN Ngepringan 3 Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi : UMS( Tidak diterbitkan).
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suwandi. 2010. Model Assesmen dalam Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wiriaatmaja, Rochiati. 2005. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.




Buku-buku referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147



Jumat, 20 Mei 2016

PTK SMP 208 = Pd 819 : Peningkatan Kemandiran Dan Prestasi Belajar Matematika Melalui Strategi Problem Based Learning (PTK pada Siswa Kelas VII Semester Genap SMP Negeri XXX Tahun 2012/2013)

ABSTRAK



Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemandirian dan prestasi belajar matematika bagi siswa kelas VII SMP XXX melalui strategi problem based learning dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Sumber data, guru matematika dan siswa. Teknik pengumpulan data, observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Keabsahan data dengan observasi terus menerus dan triangulasi sumber. Hasil penelitian, menunjukan adanya peningkatan kemandirian dan prestasi belajar matematika. (1) Peningkatan kemandirian matematika , (a) siswa yang mampu menyelesaikan dan bertanggung jawab pada tugas matematika dari kondisi awal 18,42%, siklus I 39,47%, siklus II 65,79%, (b) siswa yang mampu mengatasi masalah (soal) matematika dari kondisi awal 21,05%, siklus I 42,1%, siklus II 63,16%, c) siswa yang percaya pada kemampuan dalam berpendapat dari kondisi awal 2,6%, siklus I 15,79%, siklus II 34,21%, d) siswa yang mampu memperhatikan pelajaran matematika dari kondisi awal 31,58%, siklus I 52,63%, siklus II 84,21%. (2) Peningkatan prestasi belajar siswa pada penelitian dari kondisi awal 21,05%, siklus I 42,10%, Siklus II 71,05%

Kata Kunci: kemandirian, prestasi belajar, problem





DAFTAR PUSTAKA
 
Acar, Esin dan Hilal Aktamis. 2010. “ The Relationship between self-regulation strategies and prospective elementary school teachers’ academic achievement in mathematics teaching course”, Vol. 2, No. 5539-5543.
Adedoyin, Omobola. 2010. “An Investigation of The Teacher’s Classroom Question on The Achievements of Students in Mathematics: Case Study of Botswana Community Junior Secondary Schools”. European Journal of Educational Studies, Vol.2 No.3
Babakhani, Narges. 2011. “The effect of teacing the cognitive and meta-cognitive strategies (self- interaction procedure) on verbal math problem-solving pervormance of primary school students with verbal problem-solving difficulties”. Procedia Social and Behavioral Sciences, Vol. 15, 563-570.
Ahmadi, Abu dan Widodo. 2010. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Becker, J. P., & Selter, C. (1996). Elementary school practices. In A. J. Bishop et al. (Eds.), International Handbook of Mathematics Education (pp. 511-564). Dordrecht: Kluwer.
Borthick, A.F. dan Jones, D.R. (2000). The Motivation for Collaborative Discovery Learning Online and its Application in an Information Systems Assurance Course. Issues in Accounting Education. Vol. 15, No. 2, 181-210.
Dochy,  Filip. 2003. “Effects of problem-based learning: a metaanalysis”. Learning and Instruction 13 (533–568).
Hajriana. 2010. “Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah)”. http://hajrianawarnadunia.blogspot.com/2010_04_01_archive.html, diakses tanggal 19 Maret 2013.
Hatısaru a*, Vesife, Ayse Güler Küçükturan. 2009. “Student views on problem-based learning of 9th grade industrial vocational high school”. Procedia Social and Behavioral Sciences, Vol. 1, 718–722.
Hidayatullah, Furqon. 2010. Membangun Peradaban Bangsa. Solo : Yuma Pustaka.
Howland, Katherine  and Liz Thackray 2008. “Problem Based Learning Spanning Real and Virtual Words: A case Study in Second Life”.  Research in Learning Technology,  Vol. 16 No. 3 (163–172).
Hrbackova, Karla dan Jakub Hladik. 2011. “ Domain-Specifik Contaxt of Students’ Self-Regulated Learning in the Preparation of Helping Profesions”. Procedia Social and Behavioral Sciences, Vol. 29, 330-340.
Ibrahim, M dan Nur, M. 2000. Pembelajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: Unesa University Press.
Johnson, Elaine. 2009. Contextual Teaching and Learning. Bandung : MLC.
Kazemi, Farhat, dkk. 2012. “Investigation the impact of chess play on developing meta-cognitive ability and math problem-solving power of students at different levels of education”. Procedia Social and Behavioral Sciences, Vol. 32, 372-379.
Koçak, Zeynep Fidan, Radiye Bozan, Özlem Isık. 2009. “The importance of group work in mathematics”. Procedia Social and Behavioral Sciences, Vol. 1, 2363–2365
Lambros, Anna. 2004. Problem Based Learning. Amrika: Corwin Press.
Mahmudi, Ali. 2009. Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal MIPMIPA UNHALU Vol. 8, No. 1.
Martinis, Yamin. (2011). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta. Gaung Persada Press.
Othman, Hasyamuddin dkk. 2010. “Applied Mathematics cans Enhance Employability Skills Through PBL”. Procedia Social and Behavioral Sciences, Vol. 8, 332–337.
Reynolds, D., & Muijs, D. (1999). The effective teaching of mathematics: A review of research. School Leadership & Management, Vol. 19, 273-288.
Pierrakos, Olga. 2010. “Understanding Undergraduate Research Experiences through the Lens of Problem-based Learning: Implications for Curriculum Translation”. Interdisciplinary Journal of Problem-based Learning/ Vol. 4, No. 2.
Ridwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sutama. 2011. Pengelolaan pembelajaran matematika untuk penanaman dan pengembangan anti korupsi. Prosiding Seminar Nasional Matematika Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Surakarta. 15-28.
Sutama. 2011. Metode Penelitian Tindakan. Surakarta: Fairuz Media.
Sutama. 2010. Penelitian Tindakan. Semarang: Surya Offset.
Zaenal, Arifin. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.



Buku-Buku Referensi diatas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi / sms ke HP 0856 0196 7147