HP. 0856-0196-7147

PENCARIAN

Rabu, 17 Oktober 2012

PTK SD 145 = Pd 156 : PENDIDIKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD 8 KANDANG MAS KECAMATAN DAWE KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2004/2005


 

ABSTRAK
xxxxxxxxx  PENDIDIKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD 8 KANDANG MAS KECAMATAN DAWE KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2004/2005. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Univeristas Sebelas Maret Surakarta, Agustus 2004.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1). Membuktikan bahwa penggunaan alat peraga bangun datar dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa kelas V SD 8 Kandang mas Kecamata Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005. (2). Mengetahui cara penggunaan alat peraga bangun datar dalam pembelajaran Matematika pada siswa kelas V SD 8 Kandang mas Kecamata Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005. (3). Mengkaji kendala – kendala yang dihadapi guru dalam penggunaan alat peraga bangun datar pada siswa kelas V SD 8 Kandang mas Kecamata Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005. (4). Mencari solusi yang tepat untuk mengatasi kendala – kendala yang dihadapi guru dalam penggunaan alat peraga bangun datar di siswa kelas V SD 8 Kandang mas Kecamata Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan strategi tindakan berupa perencanaan, pelaksanaan, obsevasi, dan refleksi. Penelitian di lakukan di SD 8 Kandangmas Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus.variabel dalam penelitian ini terdiri dari variable bebas dan terikat. Variabel bebas “ Alat Peraga Bangun Datar” sedangkan variable terikat “ Prestasi Belajar Matematika”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 8 Kandang mas Kecamata Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005.  sejumlah 22 siswa. Sample diambil dengan teknik sampling jenuh (sensus) sejumlah 22 siswa. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dengan menggunakan metode eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan cara : (1). Melakukan identifikasi masalah, (2). Melakukan analisis masalah dan perumusan masalah, (3). Formulasi solusi dalam bentuk hipotesis tindakan, dan (4). Analisis kelaikan solusi.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan : pada siklus I terlihat bahwa penggunaan alat peraga bangun datar pada pembelajaran Matematika belum sepenuhnya meningkatkan prestasi belajar siswa terutama dalam tahapan perumusan masalah dan opini (hipotesis). Sedangkan pada siklus II hasilnya menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran sudah seluai dengan tahapan pembelajaran Matematika. Sisea terlihat antusias dalam proses pembelajaran. Aktivitas belajar mereka lebih meningkat terutama aktivitas merumuskan masalah dan opini (hipotesis) telah dimusnculkan oleh siswa sendiri. Prestasi belajar Matematika pada siklus I diketahui nilai rata – rata siswa mecapai 64,31 dengan taraf ketuntasan belajar siswa adalah 50%. Sedangkan hasil siklus II nilai rata – rata siswa sebesar 67,95 dengan taraf ketuntasan 81,81%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil rata – rata nilai siswa sebesar 3,64 poin dan untuk taraf ketuntasan sebesar 31,81%. Ini berarti penggunaan alat peraga bangun datar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD 8 Kandang mas Kecamata Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005.


DAFTAR PUSTAKA
Abu Ahmadi. 1991. Psikologi Pendidikan. Bandung. Djambatan
Anton Sukarno, 1994, Efektivitas Sistem Pengajaran Pelayanan bagi Anak Berkesulitan Belajar, Surakarta.
Amir Hamzah Sulaiman. 1991. Strategi Belajar dan Mengajar. Jakarta : Djambatan.
Dakir. 1982. Dedaktik Metodik Pembelajaran Matematika. Yogyakrta : Liberty
_________1987. Pendekatan Belajar Praktis. Yogyakarta : Yasrib
Depdikbud. 1994, Kurikulum Pendidikan Dasar GBPP Kelas V SD. Jakarta : Depdikbud.
Djoko Museno. 2000. Mari Berhitung. Jakarta : Divas Pendidikan Nasional.
Diwandono. 1996. Penilaian Pendidikan. Jakarta. Unversitas Terbuka.
Herman Hudojo 1998. Belajar Mengajar Matematika. Bandung : CV. Angkasa.
Iskandar. 1996. Matematika L Jakarta : Universitas Terbuka.
Julius Hanbali. 1992. Matematika untuk Sekolah Dasar Jilid L Jakarta : Depdikbud.
Milles and Huberman. 2000. Analisis Data Kualitatif. Jakarta. Percetakan Muhammadiyah.
Moleong.L.J. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Muhibin Syah, 1995. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset.
Muchtar Abdul Karim. 2003. Matematika Jilid II. Jakarta : Universitas Terbuka.
 Muslich. 1994. Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Jakaf-ta: Air Langga.
Nana Sudjana. 2001. Penilaian hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : Rosdakarya.
Ngadino Y, 2000. Media Pembelajaran. Surakarta.
Ngalim Purwanto. 1990. Psikologi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. 1982. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta : Bumi Aksara.
Ruseffendie. 1993. Matematika 3. Jakarta : Universitas Terbuka.
Slameto. 1995. Proses Belajar Mengajar Dalam Sistem Kredit. Jakarta : Bumi Aksara.
Sugiyono, 1990. Prosedur Penelitian Kualitatif. Bandung : Eksakta
Sumarsimi Arikunto, 1997. Prosedur Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta : Rineka Cipta
Sumantri. 2001. Matematika Dasar I Jakarta : Universitas Terbuka.
Sunardi 1997, Mengenal Siswa Berkesulitan Belajar, Surakarta : UNS
Sturitinah Tirtonegoro. 1988. Anak Supernormal dan Program Pendidikan. Jakarta : PT. Bina, aksara.
Suyitno. 2001. Kapita Selekta Pembelajaran Matematika. Jakarta : Universitas Terbuka.
Udin 1988. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Udoyo 1990. Interaksi Belajar dan Mengajar Matematika. Bandung : CV. Angkasa
Wahyudin. 2003. Kapita Selekta Matematika SD. Jakarta : UT.
.W.j.S Purwadarminto. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Wikel W.S. 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta : Gramedia
Witherington. 1990. Psikiologi Pendidikan. Jakarta : Balai Pustaka.



Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 0856 0196 7147





Tidak ada komentar:

Posting Komentar